Gedung Pembina Graha Blok 02, Ruang 228, Jl. DI Panjaitan No.45 Jakarta Timur
021 2904 9130 / 0822 1177 1166
info@fumida.co.id

Cara Rayap Tanah Menyerang

Lebih dari Sekedar Anti Rayap

Cara Rayap Tanah Menyerang

Rayap merupakan hama yang sudah akrab dalam kehidupan manusia. Disebut hama, karena rayap memang dianggap sebagai binatang pengganggu yang menyerang rumah dan merusak berbagai perabotan yang terdapat di dalam rumah.

Sejak dulu keberadaan rayap memang menjadi problem tersendiri bagi manusia. Karena keberadaannya yang merusak, mengharuskan orang-orang mencari cara yang paling ampuh untuk menyingkirkan rayap tersebut.

Selain merusak berbagai perabot dalam rumah, keberadaan rayap juga bisa membahayakan dan mengancam kesehatan penghuni rumah. Oleh karena itu, rayap seharusnya tidak dibiarkan bersarang lama-lama di dalam rumah.

Perlu diketahui bahwa terdapat 2 faktor utama yang menyebabkan rayap betah bersarang di rumah Anda, yaitu tingkat kelembaban dan  ketersediaan kayu. Untuk memastikan keberadaan hama ini, cobalah memeriksa beberapa bagian rumah Anda seperti pintu kamar mandi, lemari, dan lemari kamar tidur.

Berbicara tentang rayap, perlu diketahui bahwa terdapat 3 kelompok rayap utama. Namun jika diklasifikasikan, hanya terbagi menjadi 2 jenis rayap saja, yaitu rayap bawah tanah dan rayap kayu kering.  Adapun pembahasan berikut ini mengkhususkan tentang rayap tanah.

Sekilas Tentang Rayap Tanah (Subterranean Termites)

Rayap tanah tergolong jenis rayap yang paling umum di Indonesia. Jenis inilah yang umumnya menyerang berbagai bangunan gedung dan rumah di negara ini. Tempat tinggal rayap jenis ini adalah di dalam tanah yang lembab.

Agar bisa bertahan hidup, rayap membutuhkan suasana yang cukup lembab. Itulah mengapa jenis rayap ini membuat koloni di bawah tanah. Jenis rayap ini juga ‘setia’ menjaga kamar raja dan ratu mereka agar tetap lembab. Untuk menumbuhkan koloni, rayap meletakkan lebih banyak telur pada suhu tertentu, dalam hal ini suhu yang paling ideal bagi mereka hama pengganggu ini berkisar 25 hingga 35 derajat Celcius.

Baca Juga  Cara Mencegah Perkembangbiakan Rayap

Cara rayap jenis ini menyerang rumah adalah dengan terus menambah jumlah koloninya. Jika koloni semakin bertambah, mulailah hama ini memperluas wilayah bawah tanah mereka. Sering kali rayap-rayap ini mendirikan tempat terpisah untuk bertelur dikarenakan area pencarian makan mereka yang semakin meluas dalam rangka mengumpulkan makanan dalam jumlah yang lebih besar sehingga koloni mereka terus bertambah. Dari sinilah rayap mulai menyebar di atas tanah dan masuk ke rumah Anda.  

Rayap menggunakan sebagian besar waktu untuk menyerang bagian bangunan yang  tingkat kelembapannya paling tinggi. Itulah sebabnya mengapa rayap lebih sering menyerang area basement atau fondasi basah.

Oleh karena itu, mengurangi kelembaban di rumah Anda pastinya merupakan salah satu tips ampuh untuk mengusir rayap. Selain itu, pastikan kalau tidak terdapat pipa air bocor  di rumah Anda. Selain itu, pastikan juga kalau rumah Anda memiliki ventilasi yang baik di area yang lembab, misalnya pada area kamar mandi atau dapur.

Pastikan juga di rumah Anda tidak terdapat area basah yang dibiarkan mengering dengan sendirinya. Usahakan untuk selalu langsung membersihkan area basah dan mengeringkannya. Contohnya adalah karpet yang terkena tumpahan cairan ke atasnya. Jangan dibiarkan begitu saja, tapi usahakan langsung dibersihkan dan dikeringkan.

Jika Rayap Semakin Tidak Terkontrol

Jika rumah Anda terlanjur terserang rayap yang semakin banyak dan sulit dikendalikan, maka salah satu solusi terbaik untuk memberantasnya adalah dengan menggunakan jasa pembasmi dan pengendali hama yang sudah banyak bermunculan saat ini. Pastikan Anda memilih jasa yang terpercaya dan professional di bidangnya, semisal jasa anti rayap fumida dari antirayapjakarta.co.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Whatsapp Kami Sekarang