Gedung Pembina Graha Blok 02, Ruang 228, Jl. DI Panjaitan No.45 Jakarta Timur
021 2904 9130 / 0822 1177 1166
info@fumida.co.id

Mengapa Rayap Menyukai Tempat yang Lembab ?

Lebih dari Sekedar Anti Rayap

Mengapa Rayap Menyukai Tempat yang Lembab ?

Pernahkah rumah kalian terjangkiti rayap ?. Rayap adalah hama yang berhabitat pada tempat lembab dan kurang mendapat cahaya matahari, namun rayap juga tidak mampu bertahan pada suhu udara rendah yang ekstrim, tidak heran rayap biasanya berkembang biak di dalam kayu, tumpukan kertas, retakan dinding, dan sudut-sudut ruangan.

Biasanya menjelang musim hujan rayap reproduksi atau yang dikenal luas dengan istilah Laron akan sering dijumpai. Begitu juga pada genangan air dan kayu lapuk yang jadi tempat favorit rayap berkembang biak secara masif. Mengapa rayap menyukai tempat yang lembab ? Bisakah rayap berkoloni di tempat yang kering ?

Rayap adalah sebutan umum yang dikenal masyarakat, padahal ada ribuan spesies rayap yang telah ditemukan oleh para ahli, sebagian besar spesies rayap tidak merugikan manusia secara langsung sehingga hanya sebagian kecil spesies rayap yang dianggap sebagai hama. Spesies rayap yang paling familiar dan sering ditemui adalah Rayap kayu kering, Rayap kayu lembab dan Rayap tanah, kedua jenis rayap ini sering dijumpai ditempat yang lembab. Mengapa rayap menyukai tempat yang lembab ? berikut alasannya

5 alasan rayap menyukai tempat yang lembab

1.Sensitif terhadap perubahan suhu

Rayap tidak dapat bertahan hidup dan berkembang biak pada suhu tinggi yang ekstrim maupun suhu rendah yang ekstrim. Seperti koloni rayap tanah yang harus mempertahankan suhu sarang  mereka stabil pada kisaran 25 hingga 35 derajat celcius, sedangkan suhu stabil rayap kayu kering 24 hingga 37 derajat celcius,

2.Rayap tidak suka cahaya

Rayap bersifat cryptobiotik (tidak suka cahaya) sehingga rayap akan membuat sarang yang terisolasi dari paparan cahaya langsung.

3.Bentuk perlindungan diri

Rayap merupakan hama yang mengandalkan jumlah koloni sebagai kekuatan, baik untuk mencari makanan ataupun sebagai pertahanan. Selain itu, untuk melindungi diri dari serangan serangga lain, rayap menyembunyikan koloni, ratu, dan telur-telurnya dalam lorong-lorong tanah, di dalam batang kayu atau di tempat tersembunyi lainnya.

Baca Juga  Jasa Anti Rayap di Cibubur

4.Tempat penyimpanan makanan

Rayap biasanya memiliki kebiasaan menyimpan persediaan makanan di ruangan khusus, makanan ini diperuntukkan untuk semua anggota koloni apabila musim dingin tiba dan kondisi lingkungan tidak memungkinkan bagi rayap untuk mencari makanan.

5.Tempat berkembang biak

Siklus reproduksi larva dimulai dari telur lunak yang dihasilkan oleh ratu rayap dibantu oleh rayap reproduksi lainnya. Telur-telur ini kemudian disimpan hingga menetas 8 sampai 11 hari kemudian, tempat penyimpanan telur rayap harus selalu dalam keadaan suhu stabil, hangat, dan lembab.

Setelah membaca alasan mengapa rayap menyukai tempat yang lembab, kita jadi mengerti bahwa ternyata rayap sangat bergantung pada kelembaban habitat tempat koloninya bersarang. Nah, untuk menghindari rayap bersarang di lingkungan sekitar kita, jaga selalu kondisi lingkungan dan ruangan agar selalu bersih dan kering.

Apabila Anda menginginkan untuk mendapatkan perlindungan secara professional dari hama rayap, sebaiknya menghubungi jasa pengontrol hama. Salah satu yang professional dan terpercaya adalah jasa anti rayap fumida dari antirayapjakarta.co.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Whatsapp Kami Sekarang